Artfests 500 logo
generator

Gangguan Pada Generator dan Akibatnya

Pada sebuah operasi sistem yang memanfaatkan tenaga listrik, ada banyak kondisi yang berpengaruh terhadap kinerja komponen-komponen di dalamnya. Bisa berupa kondisi yang normal, tanpa beban, berbeban atau lainnya, maupun kondisi yang tidak normal (mengalami gangguan). Adapun komponen dari sistem tenaga listrik yang jika mengalami gangguan akan berpengaruh terhadap kinerjanya adalah generator. Harga generator pun beragam.

Apa Saja Gangguan yang Terjadi Pada Generator?

Ada banyak gangguan yang terjadi pada generator, dan diklasifikasikan ke dalam 3 jenis gangguan, seperti berikut :

Hubung Singkat 3 Fasa
Timbulnya arus lebih yang terjadi pada stator ini maksudnya ialah arus lebih akibat timbulnya hubungan singkat 3 fasa. Gangguan tersebut bisa menyebabkan loncatan bunga api pada suhu tinggi sehingga bisa melelehkan belitan, dampaknya bisa menimbulkan resiko kebakaran apabila isolasi yang digunakan bukan terbuat dari material non flammable (anti api). Untuk itu selain mempertimbangkan harga generator, penting juga untuk memperhatikan kualitas materialnya.

Hubungan Singkat 2 Fasa
Gangguan ini biasa disebut sebagai unbalance fault, dan gangguan ini lebih berbahaya jika dibandingkan dengan gangguan balance fault atau  hubung singkat 3 fasa. Hal ini dikarenakan selain bisa menyebabkan timbulnya kerusakan pada bagian belitan, juga akan timbul vibrasi yang terjadi pada kumparan stator. Adapun kerusakan yang timbul lainnya ialah yang terjadi pada kopling turbin dan poros akibat besarnya momen puntir.

Stator Hubung Singkat 1 Fasa ke Tanah
Kerusakan yang diakibatkan oleh gangguan dua fasa atau yang terjadi antara konduktor terkadang masih bisa diperbaiki, caranya dengan mengganti atau menyambung sebagian konduktor namun terjadinya kerusakan pada laminasi besi karena gangguan satu fasa ke tanah menyebabkan munculnya bunga api serta merusak inti besi dan isolasi, ini merupakan kerusakan yang serius, sebab perbaikannya harus dilakukan secara keseluruhan atau total. Jenis gangguan ini walaupun kecil harus diproteksi segera. Jangan tergiur harga generator yang kelewat murah namun kualitasnya ternyata buruk.

Kehilangan Medan Penguat
Kehilangan medan penguat bisa membuat putaran pada mesin naik, dan menjadi generator induksi. Keadaan ini bisa menyebabkan pemanasan berlebih pada pasak dan rotor, akibat sirkulasi arus induksi yang terjadi pada rotor. Hilangnya medan penguat tersebut kemungkinan terjadi akibat jatuhnya saklar penguat, terjadinya kerusakan sistem AVR, kerusakan kontak sikat arang di bagian sisi penguat, dan hubung singkat yang terjadi pada belitan penguat.

Tegangan Berlebih
Over voltage atau tegangan berlebihan yang melampaui batas maksimal yang diinginkan bisa menyebabkan tembusnya desain isolasi, sehingga menyebabkan terjadinya hubungan singkat yang terjadi antara belitan.

Rotor Hubung Tanah
Pada bagian rotor generator yang tak dihubungkan belitannya ke tanah, namun salah satu sisinya masih terhubung ke tanah ini belum menimbulkan masalah. Namun jika sisi lainnya terhubung ke tanah, sedangkan sisi sebelumnya tak terselesaikan maka bisa menyebabkan hilangnya arus yang ada di sebagian belitan tersebut yang terhubung secara singkat ke tanah. Sehingga timbullah ketidakseimbangan fluksi dan menimbulkan vibrasi berlebih serta kerusakan fatal yang akan terjadi pada rotor. Konsultasikan terlebih dahulu dari segi jenis dan harga generator sebelum membelinya.

Lampu jalan solar cell

Jenis lampu penerangan jalan umum solar cell

Seiring dengan pertumbuhan ekonomi di suatu negara, maka akan timbul banyak pembangunan untuk mendukung aktivitas perekonomian negara tersebut salah satunya adalah infrastruktur jalan. Namun infrastruktur jalan yang sudah dibuat tidak akan mampu berfungsi secara maksimal tanpa dukungan instalasi penerangan jalan yang memadai. Lampu penerangan jalan umum solar cell diperlukan untuk mendukung aktivitas pengguna jalan terutama di malam hari. Selain menambah kenyamanan pengguna jalan, adanya lampu penerangan jalan digunakan untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas serta keamanan bagi pengguna jalan.

Umumnya lampu penerangan jalan umum akan menggunakan tiga jenis lampu, yakni pertama lampu high intensity discharge (HID), kedua lampu high pressure sodium vapor (HPSV), ketiga lampu metal halide (MH) atau mercury vapor (MV). Untuk menyederhanakan ketiga jenis lampu tersebut biasa dikenal sebagai lampu pijar, lampu HID dan lampu LED (light emitting diodes). Kita akan bahas satu per satu mengenai jenis lampu jalan solar cell tersebut.

Pertama lampu pijar, pada awalnya lampu jenis ini banyak digunakan oleh masyarakat zaman dahulu untuk penerangan jalan, namun dikarenakan cahaya yang dihasilkan cenderung lebih redup dan kurang efisien serta memiliki umur pemakaian yang relatif pendek sehingga seiring perkembangan zaman menjadi kurang diminati masyarakat. Walaupun sebenarnya jenis lampu ini memiliki kelebihan yakni murah, tersedia dalam banyak warna dan konfigurasi, tidak diperlukan waktu warming up, dan mudah di kontrol. Namun beberapa kekurangannya diantaranya konsumsi energi yang tidak efisien (10-25 lumens/ watt), umur pakai lampu yang pendek, sensitif terhadap getaran, serta sensitif terhadap daya berlebih. Contoh lampu yang termasuk dalam jenis lampu ini adalah fluorescent dan lampu halogen.

Kedua lampu HID, dibagi ke dalam dua tipe yakni lampu high pressure (HP) dan low pressure (LP). Pada lampu HP termasuk didalamnya lampu mercury vapor (MV), metal halide dan sodium. Sedangkan pada lampu LP termasuk didalamnya tabung mercury fluorescent dan sodium. Keduanya membutuhkan pemberat (ballast) untuk menghasilkan sirkuit (voltase, arus dan bentuk gelombang) yang cukup untuk menyalakan dan mengoperasikan lampu di awal. Jenis lampu HID membutuhkan waktu warming atau pemanasan sebelum dinyalakan serta membutuhkan waktu cooling down atau pendinginan sebelum digunakan kembali.

Ketiga lampu LED, lampu ini adalah jenis yang paling efisien dalam mengkonsumsi energi listrik serta memiliki umur pemakaian lampu yang paling lama. Jenis lampu LED mampu menghemat energi sampai 85% dibandingkan lampu pijar standar dengan output cahaya yang sama. Kelebihan lainnya dibanding lampu HID adalah lampu LED tidak membutuhkan waktu pemanasan atau warming up sehingga dapat langsung menyala ketika dialiri listrik. Selain itu lampu jalan solar cell ini menghasilkan emisi gas karbondioksida yang lebih rendah sehingga ramah lingkungan dan tidak menyebabkan peningkatan gas rumah kaca.

Sistem Lampu PJU Bertenaga Surya Yang Belum Anda Ketahui

Sistem Lampu PJU Bertenaga Surya Yang Belum Anda Ketahui

Penerangan jalan umum bertenaga surya adalah lampu jalan yang menerangi jalan atau kawasan tertentu dengan bantuan sinar matahari. Penerangan jalan umum dengan tenaga surya ini  sangat dianjurkan untuk menggunakan tipe lampu LED. lampu PJU tenaga surya menghasilkan listrik yang lebih hemat dan efisien. Cara kerja dari lampu jalan tenaga surya adalah energi matahari di siang hari ditangkap dan disimpan di dalam aki atau baterai, tidak menggunakan kabel listrik, dan tidak membutuhkan aliran listrik dari PLN. Berikut adalah pertimbangan-pertimbangan mengapa harus menggunakan lampu LED pada lampu jalan tenaga surya:

  1. Lampu LED memiliki daya tahan terhadap sel surya atau sel solar
  2. Lampu LED bersifat mandiri dengan bantuan tenaga matahari sehingga tidak membutuhkan adanya jaringan atau kabel listrik
  3. Tidak merusak fasilitas ataupun lingkungan untuk menggali kabel
  4. Tidak memerlukan perawatan khusus
  5. Sangat mudah untuk diinstal
  6. Dapat dipindah-pindah dengan mudah

Lampu jalan bertenaga surya dapat diaplikasikan pada lampu taman, lampu di lapangan parkir, lampu jalan di pedesaan, lampu di dermaga, perkebunan, kawasan wisata bahkan sampai pada jalan pertambangan. Penerangan jalan umum bertenaga surya sangat cocok untuk daerah-daerah tertinggal di Indonesia yang masih belum terjamah aliran listrik.

Komponen PJU tenaga Surya

Komponen yang dibutuhkan untuk merencanakan penerangan jalam umum dengan tenaga surya antara lain:

  1. Komponen pembangkit

Komponen pembangkit yang dimaksud terdiri dari panel surya, solar charge controller, dan juga baterai.

  1. Komponen beban

Komponen beban PJU tenaga surya hanya membutuhkan lampu LED.

  1. Komponen pendukung

Komponen pendukung terdiri dari komponen tiang, kotak baterai, dan aksesoris pendukung lainnya.

Keunggulan PJU tenaga surya

Secara umum penerangan jalan umum bertenaga surya untuk dapat menghasilkan cahaya melalu energi yang bebas akan adanya biaya tambahan seperti biaya perawatan. Lampu PJU tenaga surya mudah dipasangkan pada komponen beban yaitu lampu LED, Sehingga dapat dengan mudah mengatasi kebutuhan masyarakat akan pencahayaan di tempat umum. Berikut beberapa keunggulan Lampu PJU tenaga surya antara lain:

  1. Hemat biaya
  2. Bebas polusi
  3. Ramah lingkungan
  4. Tahan lama sampai dua puluh lima tahun

Kelemahan PJU tenaga surya

Selain kelebihan yang telah dijelaskan, ternyata penerangan jalan umum dengan tenaga surya juga memiliki kelemahan dimana biaya investasi proyek yang mahal dan harus bersiap dengan kondisi cuaca yang tidak menentu dimana matahari tidak dapat menampakkan sinarnya dengan maksimal.

Itulah penjelasan tentang penerangan jalan umum yang dihasilkan dari tenaga surya yang dapat menambah wawasan pengetahuan Anda. Sebenarnya selain tenaga surya masih banyak lagi sumber alternatif lain untuk membangkitkan tenaga listri dengan kekayaan alam yang dimiliki Indonesia.