Artfests 500 logo
Business, Percetakan

Mengenal Digital Print

Jasa Percetakan Jakarta

Digital print adalah suatu teknik mencetak gambar digital secara langsung ke dalam berbagai media, seperti kaos, gelas, pin, mmt, dan lain sebagainya. Digital print biasanya digunakan untuk mencetak gambar digital dengan variasi yang banyak namun dengan jumlah yang sedikit. Walaupun harganya per cetak dirasa lebih mahal dibandingkan offset print, namun digital print mampu mengakomodasi permintaan yang beragam dibandingkan offset print. Jika terjadi perubahan desain, biaya yang diperlukan untuk merombak gambar atau desain dasar tidak sesulit dan semahal offset print.

Perbedaan terbesar yang antara digital print dengan metode cetak konvensional seperti litografi, flexography, gravure atau offset print adalah tidak diperlukannya penggantian plat print ketika desain berubah. Dengan demikian secara waktu penggantian desain, digital print akan lebih cepat dan mudah dibanding metode cetak lain. Secara prinsip proses cetak pada digital print adalah tidak dengan cara meresapkan tinta ke dalam serat bahan cetak, melainkan membentuk suatu lapisan tipis pada permukaan bahan diikuti dengan proses pemanasan singkat dengan UV.

Kualitas gambar yang dihasilkan dari hasil cetak digital sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber gambar yang digunakan. Diluar desain yang menarik hal yang perlu diperhatikan adalah besarnya gambar digital yang digunakan. Dalam gambar digital dikenal istilah resolusi, ppi (pixel per inch) dan dpi (dots per inch). DPI adalah kumpulan titik dalam satu garis linier yang memiliki satuan dalam ukuran inci atau 2,54 cm sehingga menghasilkan gambar visual tertentu. Banyaknya titik akan mempengaruhi ketajaman dan seberapa detail gambar yang nantinya dihasilkan. Sedangkan PPI mirip dengan DPI, hanya satuannya didefinisikan dalam piksel. Piksel merupakan titik terkecil yang memiliki informasi mengenai warna dan gambar. Sama dengan DPI, semakin banyak pixel, semakin tajam pula kualitas gambar yang dihasilkan. Lalu resolusi merupakan rangkuman dari keduanya, yakni untuk mendefinisikan jumlah piksel atau titik yang terdapat pada suatu gambar, biasanya didefinisikan dalam ukuran panjang dan lebar.

Untuk mendapatkan hasil gambar yang tidak pecah maka ukuran untuk cetak printing minimal adalah 150 DPI, sedangkan standar ukuran untuk gambar web cukup 72 DPI untuk tampilan gambar yang tajam. Semakin besar ukuran resolusi suatu gambar akan semakin besar juga ukuran dari file tersebut. Itulah mengapa orang-orang yang bergerak dibidang desain membutuhkan komputer dengan spesifikasi tinggi agar proses desain tidak terhambat oleh pengolahan data komputer yang lambat.

Kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh orang-orang yang tidak mengerti dasar digital printing adalah memperbesar gambar yang beresolusi kecil dengan cara menarik gambar tersebut menjadi besar. Hal ini akan menghasilkan suatu gambar digital dengan gambar yang pecah, sehingga ketika dicetak kedalam suatu media akan menghasilkan gambar yang jelek pula. Karena jumlah pixel yang ada terlalu sedikit untuk memperoleh gambar yang tajam.

Previous ArticleNext Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *