Artfests 500 logo
Teknologi

Jenis lampu penerangan jalan umum solar cell

Lampu jalan solar cell

Seiring dengan pertumbuhan ekonomi di suatu negara, maka akan timbul banyak pembangunan untuk mendukung aktivitas perekonomian negara tersebut salah satunya adalah infrastruktur jalan. Namun infrastruktur jalan yang sudah dibuat tidak akan mampu berfungsi secara maksimal tanpa dukungan instalasi penerangan jalan yang memadai. Lampu penerangan jalan umum solar cell diperlukan untuk mendukung aktivitas pengguna jalan terutama di malam hari. Selain menambah kenyamanan pengguna jalan, adanya lampu penerangan jalan digunakan untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas serta keamanan bagi pengguna jalan.

Umumnya lampu penerangan jalan umum akan menggunakan tiga jenis lampu, yakni pertama lampu high intensity discharge (HID), kedua lampu high pressure sodium vapor (HPSV), ketiga lampu metal halide (MH) atau mercury vapor (MV). Untuk menyederhanakan ketiga jenis lampu tersebut biasa dikenal sebagai lampu pijar, lampu HID dan lampu LED (light emitting diodes). Kita akan bahas satu per satu mengenai jenis lampu jalan solar cell tersebut.

Pertama lampu pijar, pada awalnya lampu jenis ini banyak digunakan oleh masyarakat zaman dahulu untuk penerangan jalan, namun dikarenakan cahaya yang dihasilkan cenderung lebih redup dan kurang efisien serta memiliki umur pemakaian yang relatif pendek sehingga seiring perkembangan zaman menjadi kurang diminati masyarakat. Walaupun sebenarnya jenis lampu ini memiliki kelebihan yakni murah, tersedia dalam banyak warna dan konfigurasi, tidak diperlukan waktu warming up, dan mudah di kontrol. Namun beberapa kekurangannya diantaranya konsumsi energi yang tidak efisien (10-25 lumens/ watt), umur pakai lampu yang pendek, sensitif terhadap getaran, serta sensitif terhadap daya berlebih. Contoh lampu yang termasuk dalam jenis lampu ini adalah fluorescent dan lampu halogen.

Kedua lampu HID, dibagi ke dalam dua tipe yakni lampu high pressure (HP) dan low pressure (LP). Pada lampu HP termasuk didalamnya lampu mercury vapor (MV), metal halide dan sodium. Sedangkan pada lampu LP termasuk didalamnya tabung mercury fluorescent dan sodium. Keduanya membutuhkan pemberat (ballast) untuk menghasilkan sirkuit (voltase, arus dan bentuk gelombang) yang cukup untuk menyalakan dan mengoperasikan lampu di awal. Jenis lampu HID membutuhkan waktu warming atau pemanasan sebelum dinyalakan serta membutuhkan waktu cooling down atau pendinginan sebelum digunakan kembali.

Ketiga lampu LED, lampu ini adalah jenis yang paling efisien dalam mengkonsumsi energi listrik serta memiliki umur pemakaian lampu yang paling lama. Jenis lampu LED mampu menghemat energi sampai 85% dibandingkan lampu pijar standar dengan output cahaya yang sama. Kelebihan lainnya dibanding lampu HID adalah lampu LED tidak membutuhkan waktu pemanasan atau warming up sehingga dapat langsung menyala ketika dialiri listrik. Selain itu lampu jalan solar cell ini menghasilkan emisi gas karbondioksida yang lebih rendah sehingga ramah lingkungan dan tidak menyebabkan peningkatan gas rumah kaca.

Previous ArticleNext Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *